MANFAAT HUTAN MANGROVE UNTUK MANUSIA
Secara umum hutan bakau atau bakau memiliki resolusi sebagai hutan yang tumbuh di atas rawa-rawa berair payau yang terdiri dari garis pantai dan diatur oleh pasang-surut udara karena merupakan gabungan dari ciri-ciri tumbuhan yang hidup di daratan dan di laut.
Berikut 5 manfaat hutan mangrove :
1. MENCEGAH INTRUSI LAUT
Intrusi laut merupakan perembesan udara laut ke tanah daratan. Intrusi laut dapat menyebabkan udara menjadi payau sehingga tidak baik untuk dikonsumsi. Hutan Mangrove memiliki fungsi mengendapkan lumpur di akar-akar pohon bakau sehingga dapat dihindari Intrusi Air laut ke daratan. M
2. EROSI DAN ABRASI PANTAI
Merupakan pengikisan permukaan tanah oleh aliran air sedangkan abrasi merupakan pengikisan permukaan tanah akibat hempasan ombak laut. Hutan Mangrove memiliki akar yang efisien dalam melindungi tanah di wilayah Pesisir, sehingga dapat menjadi pelindung pengikisan tanah akibat udara.
3. PENCEGAHD DANPENELUSURAN ALAMI
Jika kita memutuskan hutan bakau, biasanya akan melepaskan akar pohon bakau dan berlumpur. Akar ini dapat mempercepat penguraian limbah organik yang terbawa ke wilayah pantai. Selain pengurai limbah organik, hutan bakau juga dapat membantu mempercepat proses penguraian bahan kimia yang mencemari laut seperti minyak dan digunakan, dan merupakan penghalang alami terhadap angin laut yang kencang pada musim tertentu.
4. TEMPAT HIDUP DAN SUMBER MAKANAN UNTUK BEBERAPA JENIS SATWA LIAR
Hutan Mangrove adalah tempat tinggal yang cocok untuk banyak hewan seperti biawak, kura-kura, monyet, burung, ular, dan lain sebagainya. Beberapa jenis hewan laut seperti ikan, udang, kepiting dan siput juga banyak yang tinggal didaerah ini. Akar tongkat pohon bakau memberi zat makanan dan menjadi pembibitan daerah untuk hewan dan invertebrata yang hidup di sekitarnya. Ikan dan udang yang ditangkap di laut dan di daerah terumbu karang sebelum dewasa mendapat perlindungan dari predator dan suplai nutrisi yang cukup di daerah bakau ini. Berbagai jenis hewan darat berlindung atau mencari makanan di habitat bakau.
5. BERPERAN DALAM PEMBANGUNAN PULAU DAN MENSTABILKAN DAERAH PESISIR
Hutanm berhasil mengembalikan pembentuk daratan karena endapan dan tanah yang dibutuhkannya menumbuhkan pembangunan garis pantai dari waktu ke waktu. Dapatkan batas hutan bakau dan berikan kesempatan bagi tumbuh-tumbuhan terestrial hidup dan berkembang di wilayah daratan. Sebagai contoh, Buah vivipar yang terbawa udara akan menetap di dasar yang dangkal, dapat dikembangkan dan menjadi kumpulan mangrove di habitat yang baru. Dalam kurun waktu yang panjang, habitat baru ini dapat meluas menjadi pulau itu sendiri.
Luar biasa ya peran hutan bakau itu. Jika hutan bakau tidak bisa kita jaga, maka kelestariannya bisa dipastikan. Oleh karena itu, mari kita lestarikan hutan bakau Indonesia.
